Dear Anugrah yang belum kumiliki,
Kita gagal bertemu kali ini. Entah apa yang terjadi pada ibu, semuanya lagi lagi tangis memecah.
Pagi ini, ibu terkejut melihat bercak darah yang membatalkan puasa ibu dan juga memupuskan harapan untuk bertemu dengan mu malaikat kecil.
Padahal ini sudah lebih dari lima puluh hari dia tak datang, seperti mengganti harapan sesaat. Dokter bilang semua baik-baik saja, apakah benar baik-baik saja. Ibu begitu menjaga dengan besar harapan kau kan ada, hadir dalam rahim ini. Tuhan, apakah ada penyakit yang tak terdeteksi tangan hamba mu ini? Ku mohon berilah petunjuk Mu, agar aku dapat memperbaiki semuanya.
Aku merasa begitu bersalah Tuhan, aku harus bagaimana. Smentara ikhlas Mu dalam hati ini apakah benar ikhlas yang kurasakan? Aku terasa begitu sakit mematahkan hati ini sendiri, menyalahkan diri ii, berteriak pada diri agar mendengar apa yang terjadi di lubuk hati ini. Penantian 10 bulan 13 hari ini.
Kini, terasa begitu remuk di perut ini, terasa ada yang redam di punggung ini menahan sakit entah skait apa yang sebenarnya terjadi. Suamiku, dia hanya bisa menasehati, tanpa tahu pasti apa sebenrny yng kini kurasakan. Aku ingin berontak, aku ingin berlari, aku ingin mengetahu bahwa sakit apakah yang begitu terasa ini.
Sayang,
Aku terlalu merindukanmu
Tuhan bilang, itu tak baik.
Namun.... aku hanya bisa berbalik bersama luka yang terus menelisik.
Minggu, 04 Juni 2017
Kamis, 01 Juni 2017
MY AMAZING AWAITS #3
Dear cintaku yang masih disimpan Allah,
Waaah gak kerasa udah hari ke enam puasa di bulan Ramadhan ini. Hmmm kamu harus tau yah betapa serunya ibu harus bangun lebih pagi untuk persiapan sahur ayah. Oiya sudah dua hari kemarin ayah sakit makanya ibu baru bisa kirim surat sekarang ke kamu sayang. Alhamdulillaj ayah udah sehat dan sudah muilai kerja lagi yippppiiii!!!
Honestly this is my very first year to be a wife in Ramadhan, and im so glad for it. 😇
Sayang, kamu kangen gak sama ibu? Ibu sih selalu hehehe. Setiap doa selalu terselip harapan ingin segera berjumpa dengan mu 😊.
Hari ini entah mengapa ibu mulai merasa 'berharap' akan kamu sayang, sebab ibu sudah tidak atau belum menstruasi lagi sejak pertengahan april kemarin 🤗. Dalam benak ingin sekali membeli alat test kehamilan, namun ibu sadar bahwa hati ini begtu mengharapkan hingga pasti mudah sekali bersedih jika hasilnya berkata sebaliknya 😌
Seharusnya ibu jangan berfikiran seperti itu yah, namun inilah ibu. SANGAT MENGHARAPKAN MU 😔
Semoga ibu dan ayah sehat selalu yah, supaya Gusti Allah cepat memberikan RidhoNya untuk segera mempertemukan kita 😇🙏🏼
Waaah gak kerasa udah hari ke enam puasa di bulan Ramadhan ini. Hmmm kamu harus tau yah betapa serunya ibu harus bangun lebih pagi untuk persiapan sahur ayah. Oiya sudah dua hari kemarin ayah sakit makanya ibu baru bisa kirim surat sekarang ke kamu sayang. Alhamdulillaj ayah udah sehat dan sudah muilai kerja lagi yippppiiii!!!
Honestly this is my very first year to be a wife in Ramadhan, and im so glad for it. 😇
Sayang, kamu kangen gak sama ibu? Ibu sih selalu hehehe. Setiap doa selalu terselip harapan ingin segera berjumpa dengan mu 😊.
Hari ini entah mengapa ibu mulai merasa 'berharap' akan kamu sayang, sebab ibu sudah tidak atau belum menstruasi lagi sejak pertengahan april kemarin 🤗. Dalam benak ingin sekali membeli alat test kehamilan, namun ibu sadar bahwa hati ini begtu mengharapkan hingga pasti mudah sekali bersedih jika hasilnya berkata sebaliknya 😌
Seharusnya ibu jangan berfikiran seperti itu yah, namun inilah ibu. SANGAT MENGHARAPKAN MU 😔
Semoga ibu dan ayah sehat selalu yah, supaya Gusti Allah cepat memberikan RidhoNya untuk segera mempertemukan kita 😇🙏🏼
MY AMAZING AWAITS #2
25 Mei 2017
Dear malaikatku,
Ini surat kedua ibu yah. Hari ini ibu dan ayah serta keluarga makan siang bersama betapa meriahnya nak. Andai kamu telah ada. Lagi-lagi ibu ngarep yah hehehe
Pulangnya kami mampir kerumah eyang kamu, silaturahim karena lusa insha Allah ramadhan.
Sebenarnya hari ini ibu sedih, ibu mudah sekali menangis. Ayah mu sudah kesekian kalinya tak pernah bisa mendengarkan ibu. Hari ini ibu melakukan tindakan ceroboh, semoga kamu terhindar dari sifat buruk ini yah.
Ya!! Ibu meninggalkan tas dirumah eyang alhasil harus balik lagi ke rumah eyang. Dan seperti biasa, Ayah mu tak bisa membendung marahnya. Mendiamkan ibu.
Sayang, kadang ibu merasa tidak cukup kapasitAs menjalani perjalanan ini. Perjalanan pernikahan ini, ibu tak merasa bahwa ibu berarti dihidup ayah. Apa mungkin karena kami begitu cepstnya memutuskan untuk menikah? Namun banyak pasangan oada zaman Nabi Muhammad SAW tidak ada yang melalu tahap pengenalan lama dan mereka menikah. Begitu pula ibu.
Ibu mencintai ayah mu nak, sepenuh hati ibu ingin berbakti menjadi seorsng istri dan kelak seorang ibu yang baik. Dan itu tidak mudah. Namun terkadang khilaf ini memenangkan hati. Terasa Ayah mu biasa saja tak begitu mencintai ibu. Tak ada yang spesial diantara hubungan kami. Acuh.
Begitu banyak suudzon yang tak harusnya tercurah. Ibu kehilangan ayah mu nak. Maafkan ibu yang begitu berusaha ingin menjadi yang terbaik, namun mungkin penuh keinginan dicintai dengan sama. Ibu banyak sekali kekurangannya. Mau kah kamu tetap menjadi anak ibu kelak sayang? Ibu mu ini tidak terlalu memiliki bakat yang dapst dibanggakan. Tapi insha Allah sgala demi kebaikan mu akan ibu perjuangkan nak.
MY AMAZING AWAITS #1
Dear kamu,
Hanya kamu dan Allah yang tahu kapan kamu akan hadir diantara aku dan suamiku. Kita memang tak mengenal bahkan bertemu pun belum. Terkadang menjadi sulit dan berat menghitung-hitung waktu dan harap yang tak berkesudahan menantikan kehadiranmu. Boleh aku minta izin untuk menamaiku dengan sebutan ibu? Dan jika tidak keberatan boleh aku namai suami ku dengan panggilan Ayah? Pasti kamu yang disana menggelitik tertawa melihat tingkahku. Kamu masih betah yah main disyurga sana? Sini muncul diperut ibu, kita buat syurga di dunia yang begitu lalalalalalal hhehehee.
Sayang, ibu tau kamu baik baik saja disana. Kamu pun tak bisa memaksa Dia untuk segera dititipkan disisiku. Sudah hampir sebelas bulan ibu menjadi sosok yang sangat terobsesi dengan mu. Ibu suka sekali melihat teman-temanmu yang telah lahir, mereka benar-benar mendatangkan pelangi di setiap rumah. Lebih berwarna dari sekedar lampu warna warni yang kerap menghiasi malam. Oh andai kamu dapst merasakan betapa besarnya harapan ibu akan kehadiranmu sayang.
Namun tampaknya Allah masih terlalu mencintai kita, ibu masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri agar bisa menjadi madrasah di kehidupan mu nanti sayang, bahkan ayah masih diberi waktu juga untuk lebih mempersiapkan diri menjadi pemimpin keluarga seutuhnya.
Sayang, kamu gak keberatan kan kalau ibu akan lebih sering menuliskan mu surat di tiap waktu penantian ini. Siap siap yah punya secret admire macam ibu. Im going crazy for you! I love you!
Hanya kamu dan Allah yang tahu kapan kamu akan hadir diantara aku dan suamiku. Kita memang tak mengenal bahkan bertemu pun belum. Terkadang menjadi sulit dan berat menghitung-hitung waktu dan harap yang tak berkesudahan menantikan kehadiranmu. Boleh aku minta izin untuk menamaiku dengan sebutan ibu? Dan jika tidak keberatan boleh aku namai suami ku dengan panggilan Ayah? Pasti kamu yang disana menggelitik tertawa melihat tingkahku. Kamu masih betah yah main disyurga sana? Sini muncul diperut ibu, kita buat syurga di dunia yang begitu lalalalalalal hhehehee.
Sayang, ibu tau kamu baik baik saja disana. Kamu pun tak bisa memaksa Dia untuk segera dititipkan disisiku. Sudah hampir sebelas bulan ibu menjadi sosok yang sangat terobsesi dengan mu. Ibu suka sekali melihat teman-temanmu yang telah lahir, mereka benar-benar mendatangkan pelangi di setiap rumah. Lebih berwarna dari sekedar lampu warna warni yang kerap menghiasi malam. Oh andai kamu dapst merasakan betapa besarnya harapan ibu akan kehadiranmu sayang.
Namun tampaknya Allah masih terlalu mencintai kita, ibu masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri agar bisa menjadi madrasah di kehidupan mu nanti sayang, bahkan ayah masih diberi waktu juga untuk lebih mempersiapkan diri menjadi pemimpin keluarga seutuhnya.
Sayang, kamu gak keberatan kan kalau ibu akan lebih sering menuliskan mu surat di tiap waktu penantian ini. Siap siap yah punya secret admire macam ibu. Im going crazy for you! I love you!
Langganan:
Postingan (Atom)